Sabtu, Desember 25, 2010

Chocotrip


Have I ever told you, that I love chocolate very very very much?

Cokelat itu seperti makanan yang diturunkan dari surga buat gue. MySpaceGimana nggak? Rasanya manis walaupun warnanya hitam (merepresentasikan gue banget, kan? #overselfconfidenceMySpace).

Selain enak, cokelat juga punya banyak khasiat. Cokelat dipercaya bisa memperbaiki mood. Para wanita yang lagi PMS dan sering marah-marah, seringkali disarankan untuk ngemil cokelat, karena cokelat terbukti bisa menimbulkan perasaan senang dan otomatis bikin mood kita a lil bit better. Ditambah lagi, cokelat bisa mengurangi resiko penyakit jantung. Beberapa penelitian juga membuktikan kalau cokelat nggak bikin gemuk dan nggak menyebabkan jerawat. What a perfect food, huh?MySpace


Sejak kecil, sejak bisa mengkonsumsi susu instant, gw udah jatuh cinta ama yang namanya cokelat (sayangnya nggak ada ASI rasa cokelat, sih..) Sampai beberapa bulan yang lalu, hobi gue adalah mencari tempat minum hot and cold chocolate ter-enak dengan *ehm* mantan gue waktu itu. Berhubung kita sama-sama pecinta cokelat, kerjaan kita adalah cicip cokelat sana-sini. Mulai dari beverage, ice cream, breads, muffin, pokoknya kita tukang hunting cokelat deh!

Nah, karena gw penggila cokelat yang memuja makanan yang satu ini, study trip yang dilakukan hari Rabu, 22 Desember kemaren seolah jadi perjalanan ke surga buat gue. *lebay* Gimana nggak, perjalanan yang sekarang ini dilakukan dengan tujuan mengunjungi pabrik CHOCODOT di Garut.

Chocodot? Apaan tuh vii?

(intermezzo dulu)
Beberapa hari yang lalu, gw ngakak sendiri di jalan waktu lagi bawa motor. Gimana nggak, gw ngeliat tulisan di belakang truk yang bunyinya “KOLOT tapi NYEDOT” (Sudanese language, red) Nah, kalian jangan salah yaa, Chocodot ini bukan singkatan dari COwok KOlot tapi nyeDOT (geli gue nulisnya, maksutnya nyedot apaan sih? MySpace), tapi CHOCOlate with DOdol garuT. Ini adalah inovasi yang dilakukan oleh Kiki Gumelar, sang pencipta Chocodot, dengan mengkombinasikan makanan khas Garut, yaitu dodol, dengan cokelat. Kebayang nggak sih? Produk yang dihasilkannya jadi seperti cokelat batangan yang di tiap bar-nya diisi dodol Garut. Dengan produk ini, dia bercita-cita mewujudkan Garut Kota Cokelat. Nyamm.


How its taste like?
Verry tasty! Kang Kiki Gumelar menyebut dirinya sendiri Chocolatier-ahli cokelat-jadi nggak heran kalo cokelat yang diolahnya nggak asal-asalan, dan bener-bener bisa bikin pecinta cokelat kayak gue merem-melek pas ngenikmatinnya.

Produk yang dihasilkan nggak Cuma Chocodot itu. Sebagai pecinta cokelat dan pecinta tanah kelahirannya, Kang Kiki mengkombinasikan cokelat dengan berbagai makanan yang Indonesia-banget. Dasar emang iseng sama kreatif cuma beda tipis, kang Kiki kepikiran buat nyelup-nyelupin RANGINANG (ituloh, makanan kriuk-kriuk khas jawa barat yang terbuat dari beras ketan) ke cairan COKELAT, daaaan, phaw! Jadilah produk yang dia namain RANGICHOC-Ranginang Celup Chocolate. Rasanya seperti..hmmm, traditional Beng-beng, lol.MySpace

Selain diisi dodol, cokelat maknyus yang diracik disini juga dicampur beberapa rempah khas Indonesia. Lucu, kreatif, dan berani. Ayo, siapa yang pernah denger ada cokelat rasa JAHE, BAJIGUR, BANDREK, SEKOTENG, dan BERAS CIKUR? Bahkan, sampe ada cokelat rasa CABE segala! Wuihh..

Masih ada yang lebih aneh lagi. Berhubung Garut terkenal dengan Dogar-alias DOMBA Garut-nya, guess what? Yap, disini juga ada Cokelat isi Domba! Bukan, bukan domba asli atau daging mentahnya gitu aja kok. Isinya Abon domba. Hahaha, can’t realize how it taste like. (Gue nggak nyobain soalnya)

Ke-kreatifan si pecinta cokelat dari Garut ini nggak mentok di produknya aja. Dia bungkus produk-produknya dengan packaging yang catchy, lovely, and innovative abis. Kang Kiki Gumelar nggak kelupaan bahwa Garut masih punya banyak spot wisata dan view gunung yang indah, jadi dia menghiasi bungkus-bungkus cokelatnya dengan berbagai pemandangan wisata kota Garut.

Dengan konsep dan idenya ini, dia berhasil meraih berbagai penghargaan. Mulai dari UKM Pangan Nasional Award, Garut Innovation Award, sampai dinobatkan sebagai Pemuda Pelopor Pencipta Tenaga Kerja. Nggak heran. Dari ke-isengan dia ngutak ngutik cokelat, banyak para pekerja yang sekarang bisa menghidupi keluarganya dengan bekerja di pabrik coklat miliknya ini.

Oya, gue dan temen-temen juga dibolehin ngintip proses pembuatan cokelatnya. Ini mengingatkan gue pada film Charlie and the Chocolate Factory. Gue harap suatu saat nanti, gw juga bisa jalan-jalan ke pabrik cokelatnya Willy Wonka.
  MySpace
Nyam nyam.   

6 komentar:

  1. wah enak dong, ga ngajak2 iiih haha

    BalasHapus
  2. waaah aseeeeeek...ntar gue bikin ah COKLAT ISI JENGKOL..ataaaaauuu mungkinn BASO ISI COKLAT...atau COKLAT isi BASO.wahahahhahahahahahah

    BalasHapus
  3. @lily: iyaa, enak lyy!! U should taste it sometimes.. ;)

    @dinda: Ah, betul sekali! Saya mendukung! Ayo, ciptakan coklat isi jengkol, pete, leunca, dan sebagainyaa~

    BalasHapus
  4. menurutku ga ada coklat yg bisa menggantikan kenikmatan silverqueen. yummy. :-P

    BalasHapus
  5. huaaa....! cokelat! aku juga suka. khasiatnya bener-bener terasa deh. kalo lagi badmood terus makan cokelat, langsung ilang badmoodnya :D

    BalasHapus
  6. wah vickyyyyy mau ih kesanaaaaa aku juga suka cokelatttttt
    btw folbek yah, linked juga, :)

    BalasHapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...